April 7, 2016

Classification

  • “to classify” yang berarti menggolongkan dan menempatkan benda-benda yang sama di suatu tempat
  • Klasifikasi: merupakan suatu proses memilih dan mengelompokkan buku perpustakaan (sekolah) atau bahan pustaka lainnya atas dasar tertentu serta diletakkan secara bersama-sama di suatu tempat                          Tujuan klasifikasi disekolahan
    • Untuk mempermudah murid dalam mencari buku yang diperlukan
    • Mempermudah guru dan pustakawan di dalam mencari buku yang dipesan oleh murid
    • Memudahkan guru dan pustakawan dalam mengembalikan buku                                                                                  Prinsip klasifikasi                                                                                                                                        
    • Klasifikasi buku perpustakaan sekolah, pertama-tama berdasarkan subjeknya, kemudian berdasarkan bentuk penyajiannya atau bentuk karyanya
    • Khusu buku perpustakaan sekolah hendaknya memperhatikan tujuan pengarangnya
    • Klasifikasi buku perpustakaan sekolah itu dilihat dari subjek yang spesifik
    • Apabila sebuah buku ygmembahas 2 atau 3 subjek maka klasifikasi pada subjek yang paling dominan
    • Apabila ada sebuah buku yang membahas dua subjek dengan perimbangan subjek yang sama, maka klasifikasilah buku tersebut pada subjek yang paling bermanfaat bagi pemakai perpustakaan sekolah
    • Pertimbangkan keahlian pengarangnya
    • Apabila ada buku perpustakaan sekolah yg membahas banyak subjek maka klasifikasilah buku tersebut pada subjek yg lebih luas                                                                                                                                Penggunaan DDCdewey decimal classification    000  karya umum

      100  filsafat

      200  agama

      300  ilmu-ilmu sosial

      400  bahasa

      500  ilmu-ilmu murni

      600  illmu-ilmu terapan

      700  kesenian dan olahraga

      800  kesusastraan

      900  sejarah dan geografi

April 6, 2016

Wawasan Nusantara (PKN)

Wawasan Nasional adalah cara pandang suatu bangsa yang telah menegara tentang diri dan lingkungannya dalam eksistensinya yang serba terhubung (interaksi & interelasi) serta pembangunannya di dalam bernegara di tengah-tengah lingkungannya baik nasional, regional,  maupunglobal.
Suatu negara dan bangsa akan terikat erat apabila ada pemahaman yang mendalam tentang perbedaan dalam negara atau bangsa itu sebagai anugrah, yang pada akhirnya akan memperkaya khasana budaya negara atau bangsa tersebut. Disamping itu, perbedaan ini merupakan satu titik yang sangat rentan terhadap perpecahan jika tidak diberikan pemahaman wawasan nasional dan wawasan nusantara yang tepat bagi bangsa dan negara. Dalam kehidupan berbangsa dan bernegara keanekaragaman (pendapat, kepercayaan, hubungan, dsb) memerlukan suatu perekat agar bangsa yang bersangkutan dapat bersatu guna memelihara keutuhan negaranya.
Suatu bangsa dalam menyelengarakan kehidupannya tidak terlepas dari pengaruh lingkungannya, yang didasarkan atas hubungan timbal balik atau kait-mengait antara filosofi bangsa, idiologi, aspirasi, dan cita-cita yang dihadapkan pada kondisi sosial masyarakat, budaya dan tradisi, keadaan alam dan wilayah serta pengalaman sejarah. Upaya pemerintah dan rakyat menyelengarakan kehidupannya, memerlukan suatu konsepsi yang berupa Wawasan Nasional yang dimaksudkan untuk menjamin kelangsungan hidup, keutuhan wilayah serta jati diri.
PAHAM KEKUASAAN
paham kekuasaan yang kita kenal selama ini memberikan suatu impuls untuk menciptakan suatu         formula pengaturan kenegaraan yang sejatinya membutuhkan  koreksi di berbagai sisi.
dibawah ini adalah beberapa paham kekuasaan yang kita kenal:

  1. machiavelli
    paham ini memandang harus adanya suatu kekuatan politik yang besar guna mempertahankan

kedigdayaan suatu negara. ada beberapa cara untuk memelihara stabilitas politik yaitu:
– penghalalan  segala cara untuk mempertahankan dan merebut  kekuasaan
– menjaga eksistensi kekuasaan rezim, termasuk membenarkan politik Devide Et Impera
– pertahanan politik dengan adu kekuatan, siapa yang kuat dia yang bertahan dan sebaliknya

siapa yang lemah dia yang tersingkir
2. paham kaisar Napoleon Bonaparte
Napoleon merupakan penganut paham Machiavelli, dia menambahkan bahwasannya untuk mempertahankan suatu negara diperlukan dukungan penuh dari kondisi sosial budaya berupa penciptaan ilmu pengetahuan dan teknologi sehingga mampu melahirkan kondisi pertahanan dan keamanan yang solid.
3. Jenderal Causewitz
pandangan ini adalah suatu dasar dari perang dunia I dimana perang dianggap sebagai suatu hal yang harus dilakukan untuk mempertahankan kekuasaan dan pencapaian tujuan nasional suatu negara. paham ini pula yang melegitimasi usaha ekspansi Rusia dalam memperluas kekuasaannya.
TEORI-TEORI GEOPLOTIK 
1). Riederich Ratzel
There is in this small planet, sufficient space for only one great state. itulah semboyan dari frederich Ratzel yang terkenal. teori menyatakan bahwa :

  • Pertumbuhan negara dapat dianalogikan (disamakan) dengan pertumbuhan organisme (mahluk hidup) yang memerlukan ruang hidup, melalui proses lahir, tumbuh, berkembang, mempertahankan hidup tetapi dapat juga menyusut dan mati.
  • Negara identik dengan suatu ruang yang ditempati oleh kelompok politik dalam arti kekuatan. Makin luas potensi ruang makin memungkinkan kelompok politik itu tumbuh (teori ruang)
  • Suatu bangsa dalam mempertahankan kelangsungan hidupnya tidak terlepas dari hukum alam. Hanya bangsa yang unggul yang dapat bertahan hidup terus dan langgeng.
  • Semakin tinggi budaya bangsa semakin besar kebutuhan atau dukungan sumber daya alam. Apabila tidak terpenuhi maka bangsa tsb akan mencari pemenuhan kebutuhan kekayaan alam diluar wilayahnya (ekspansi). Apabila ruang hidup negara (wilayah)sudah tidak mencukupi, maka dapat diperluas dengan mengubah batas negara baik secara damai maupun dengan kekerasan/perang.

2.) James Burnham
James Burnham adalah seorang pionir dalam pengembangan geopolitik antikomunisme sebuah aksioma geopolitik bahwa jika ada satu daya berhasil mengatur [Eurasia] Heartland dan hambatan luar, kekuatan itu pasti akan menguasai dunia.”
3.) Karl Haushofer (1896-1946)
pendapat ini berkembang di Jerman dinawah kekuasaaan Adolf Hitler, berkembang pula di Jepang berupa ajaran Hako Ichiu yang berlandaskan mliterisme dan paham fasisme. pokok teori Haushofer yaitu:

  •  Suatu bangsa dalam mempertahankan hidupnya tidak terlepas dari hukum alam, sehingga hal ini menjurus pada ekspansionisme.
  •  Kekuasaan imperium daratan yang kompak akan dapat menandingi kekuasaan imperium Maritim dalam penguasaan laut.
  •    Beberapa negara besar dunia akan menguasai Eropa, Afrika, Asia Barat, Asia Timur Raya.
    1. Paham Kekuasaan Bangsa Indonesia
      Bangsa Indonesia yang berfalsafah dan berideologi Pancasila menganut paham tentang perang dan damai:”Bangsa Indonesia cinta damai, akan tetapi lebih cinta kemerdekaan.” Wawasan nasional bangsa Indonesia tidak mengembangkan ajaran tentang kekuasaan dan adu kekuatan, karena hal tersebut mengandung benih-benih persengketaan dan ekspansionisme.
      Ajaran wawasan nasional bangsa Indonesia menyatakan bahwa: ideologi digunakan sebagai landasan idiil dalam menentukan politik nasional, dihadapkan pada kondisi dan konstelasi geografi Indonesia dengan segala aspek kehidupan nasionalnya. Tujuannya adalah agar bangsa Indonesia dapat menjamin kepentingan bangsa dan negaranya di tengah-tengah perkembangan dunia.
    2. Geopolitik Indonesia
      Pemahaman tentang kekuatan dan kekuasaan yang dikembangkan di Indonesia didasarkan pada pemahaman tentang paham perang dan damai serta disesuaikan dengan kondisi dan konstelasi geografi Indonesia. Sedangkan pemahaman tentang Negara Indonesia menganut paham Negara kepulauan, yaitu paham yang dikembangkan dari asas archipelago yang memang berbeda dengan pemahaman archipelago di negara-negara Barat pada umumnya.
      Perbedaan yang esensial dari pemahaman ini adalah bahwa menurut paham Barat, laut berperan sebagai “pemisah” pulau, sedangkan menurut paham Indonesia laut adalah “penghubung” sehingga wilayah Negara menjadi satu kesatuan yang utuh sebagai “Tanah Air” dan disebut Negara Kepulauan.
    3. Dasar Pemikiran Wawasan Nasional Indonesia
      Dalam menentukan, membina, dan mengembangkan wawasan nasionalnya, bangsa Indonesia menggali dan mengembangkan  dari kondisi nyata yang terdapat di lingkungan Indonesia sendiri. Wawasan Nasional Indonesia dibentuk dan dijiwai oleh pemahaman kekuasaan bangsa Indonesia yang berlandaskan pemikiran kewilayahan dan kehidupan bangsa Indonesia. Karena itu, pembahasan latar belakang filosofis sebagai dasar pemikiran pembinaan dan pengembangan wawasan nasional Indonesia ditinjau dari:
      · Latar belakang pemikiran berdasakan falsafah Pancasila.
      · Latar belakang pemikiran aspek kewilayahan Nusantara.
      ·        Latar belakang pemikiran aspek sosial budaya bangsa Indonesia.
      ·        Latar belakang pemikiran aspek kesejarahan bangsa Indonesia.

      WAWASAN NASIONAL 
      Wawasan Nasional, yang di Indonesia disebut sebagai Wawasan Nusantara, pada dasarnya merupakan cara pandang terhadap bangsa sendiri. Kata “wawasan” berasal dari kata “wawas” yang bearti melihat atau memandang (S. Sumarsono, 2005).
      Setiap Negara perlu memiliki wawasan nasional dalam usaha menyelenggarakan kehidupannya. Wawasan itu pada umumnya berkaitan dengan cara pandang tentang hakikat sebuah Negara yang memiliki kedaulatan atas wilayahnya. Fokus pembicaraan pada unsur kekuasaan dan kewilayahan disebut “geopolitik”.
      Dalam konteks teori, telah berkembang beberapa pandangan geopolitik seperti dilontarkan oleh beberapa pemikir di bawah ini dalam S. Sumarsono (2005, hal 59-60)

    • Pandangan/ajaran Frederich Ratzel
      • Negara merupakan sebuah organisme yang hidup dalam suatu ruang lingkup tertentu, bertumbuh sampai akhirnya menyusut dan mati
      • Negara adalah suatu kelompok politik yang hidup dalam suatu ruang tertentu.
      • Dalam usaha mempertahankan kelangsungan hidupnya sebuah bangsa tidak bisa lepas dari alam dan hukum alam.
      • Semakin tinggi budaya suatu bangsa maka semakin besar kebutuhannya akan sumber daya alam.
    • Pandangan/ajaran Rudolf Kjellen
      • Negara merupakan suatu organisme biologis yang memiliki kekuatan intelektual yang membutuhkan ruang untuk bisa berkembang bebas.
      • Negara merupakan suatu sisem politik (pemerintahan)
      • Negara dapat hidup tanpa harus bergantung pada sumber pembekalan dari luar. Ia dapat berswasembada dan memanfaatkan kemajuan kebudayaan dan teknologinya sendiri untuk membangun kekuatannya sendiri.

     

April 4, 2016

KONFERENSI PERS (HUMAS)

KONFERENSI PERS BEBEK GORENG PAK NDUT

Upaya yang terus dilakukan pemilik Bebek Goreng Pak Ndut untuk meningkatkan mutu pelanggan dan mengembangan warungnya demi keberhasilan dan kesuksesan Bebek Goreng Pak Ndut. Berbagai cara nekat, berani, dan keras untuk meningkatkan kemajuan demi terciptanya semua yang diingkan.

Perkenalkan nama saya Putri R, saya adalah pemilik dari warung makan Bebek Goreng Pak Ndut Dengan ini Bebebk Goreng Pak Ndut melakukan hubungan timbal balik positif dan saling menguntungkan kedua pihak, untuk itu Bebek Goreng Pak Ndut melakukan hubungan kerjasama dalam informasi dan iklan maupun promosi untuk keberhasilan Bebek Goreng Pak Ndut. Untuk itu Bebek Goreng Pak Ndut mengucapkan terimakasih kepada media patner yang bersangkutan dalam mengembangan Bebek Goreng Pak Ndut. Baik berupa media apa. Mengundang semua patner – patner berikut, untuk datang merayakan keberhasilan dalam kesuksesan Bebek Goreng Pak Ndut tersebut yaitu :

  1. POP FM Sragen
  2. SASFM Solo
  3. Prambors Radio (Pusat)
  4. Solopos

 

Tanpa adanya media hebat seperti itu, Bebek Goreng Pak Ndut tidak akan berhasil seperti sekarang, dengan adanya konferensi pers ini. Kami pihak Bebek Goreng Pak Ndut melakukan hubungan kerjasama dan memberikan rasa hormat kepada Manajemen promosi. Dengan tema Berani Maju, Berani Berhasil. Ini disesuaikan dalam bukti semua yang berhubungan dengan Bebek Goreng Pak Ndut, karena kita disini bekerja keras untuk dapat mengenalkan makanan bebek goring tradisonal yang khas bersaji modern, kepada semua masyarakat Indonesia melalui perantara media – media patner hebat, sampai berhasil sampai sekarang ini. Untuk itu kami melakukan kegiatan pers sekalian menjadi hubungan lebih dan kerjasamanya.

 

Hari dan Tanggal        : Sabtu, 9 April 2016

Jam                              : 10.00 – selesai

Tempat                        : Trio Resto, Solo.

Sasaran pelanggan yaitu semua kalangan yang menyukai kuliner makanan khas seperti Bebek Goreng

Dengan adanya surat ini semua organisasi yang bersangkutan, mulai pelanggan, civitas Bebek Goreng Pak Ndut, baik karyawan maupun keluarga dapat berkunjung dalam konferensi pers ini. Untuk itu media patner sebagai tamu kehormatan bagi konferensi pers Bebek Goreng Pak Ndut.

Kegiatan disinilah kita belajar untuk melakukan hubungan kerjasama dan melakukan perkembangan apa saja bentuk dan hubungan yang menjadi kesuksesan. Melalui media patner ini kita tau akan pentingnya usaha – usaha yang sebaiknya dilkukan kerjasama lainnya. Disini Bebek Goreng Pak Ndut mengundang media patner. Supaya dia mengisi kata – kata atau sambutan kepada semua orang yang hadir di konferensi pers,  mereka akan memberikan beberapa solusi yang harus dilakukan bila melalukan usaha sendiri. Dan mereka akan menerima iklan atau informasi seperti Bebek Goreng Pak Ndut yang bisa sukses dan berkembang ini.

Bebek Goreng Pak Ndut dapat dijadikan contoh dan bisa memberikan manfaat, untuk itu tujuan diadakannya pers saat ini supaya hadirin bisa mengerti perkembangan Bebek Goreng Pak Ndut hingga sukses saat ini, dan tidak lupa untuk mengucapkan rasa terimakasih kepada madia patner yang bersangkutan, dan bisa diajak buat kerjasama mengembangkan dan keberhasilan Bebek Goreng Pak Ndut saat ini.

 

April 2, 2016

Apa yang dimaksud kalimat?

PENGERTIAN KALIMAT

Kalimat adalah satuan bahasa berupa kata atau rangkaian kata yang dapat berdiri sendiri dan menyatakan makna yang lengkap. Kalimat adalah satuan bahasa terkecil yang mengungkapkan pikiran yang utuh,baik secara lisan maupun tulisan. Dalam wujud lisan, kalimat diucapkan dengan suara naik turun, dank eras lembut, disela jeda, dan diakhiri dengan intonasi akhir. Sedangkan dalam wujud tulisan berhuruf latin, kalimat dimulai dengan huruf capital dan diakhiri dengan tanda(.) untuk menyatakan kalimat berita atu yang bersifat informative, tanda tanya(?) untuk menyatakan pertanyaan dan tanda seru(!) untuk menyatakan kalimat perintah. Sekurang kurangnya kalimat dalam ragam resmi, baik lisan maupun tertulis, harus memiliki sebuah subjek(S) dan sebuah predikat(P). Kalau tidak memiliki kedua unsur tersebut, pernyataan itu bukanlah kalimat melainkan hanya sebuah frasa. Itulah yang membedakan frasa dan kalimat.

2.2 UNSUR-UNSUR KALIMAT

  1. Subjek

Unsur pembentuk kalimat yang harus disebut pertama disini adalah subjek. Dalam kalimat, subjek tidak selalu terdapat didepan subjek. Adakalanya, subjek itu terletak dibelakang predikat teutama sekali untuk kalimat yang berdiatesis pasif. Ada beberapa cara yang dapat digunakan untuk mengetahui keberadaan subjek kalimat.

Contoh: Adik sedang belajar dengan menerapkan formula diatas, maka lalu pertanyaannya adalah ‘siapa yang sedang belajar?’ jawabannya adalah adik. Berarti subjek kalimat diatas itu pasti adalah adik.

  1. Predikat

Sama-sama sebagai unsur pokok didalam kalimat, predikat memiliki karakter yang tidak sama dengan subjek. Akan tetapi, sejatinya sebuah subjek menjadi jelas juga karena ada subjek kalimatnya. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa sesungguhnya subjek dan predikat kalimat itu sama-sama menjadi unsur pokok dalam kalimat.

Contoh:  vendi menangis tersedu-sedu karena unsur itu memberikan jawaban atas pertanyaan ‘bagaimana Vendi’ atau ‘mengapa Vendi’. Jadi, karena subjek kalimat sudah diketahui cara mengidentifikasinya pada bagian terdahulu, sekarang unsur pokok kalimat itu dapat diperantikan untuk mengetahui keberadaan predikat.

  1. Objek

 

Dalam banyak hal dapat dikatakan bahwa objek kalimat berlawanan dengan subjek kalimat. Tempatnya juga hamper pasti berlawanan didalam kalimat. Objek kalimat hanya dimungkinkan hadir apabila predikat kalimat tersebut merupakan verba atau kata kerjayang sifatnya aktif transitif.

Dengan demikian dapat dikatakan pula bahwa objek kalimat itu tidak akan hadir didalam kalimat apabila(1) tidak terdapat dalam kalimat pasif, (2) kalimat itu merupakan kalimat dengan verba intransitive. Jadi, objek kalimat itu mutlak hadir pada kalimat yang memiliki verba aktif transitif, lazimnya berlawanan ‘me-‘. Bentuk-bentuk verba yang ber- dan berafiks ke-an hampir pasti tidak menutut  kehadiran objek.

Contoh: Vendi mendapat hadiah. Unsur hadiah pada kalimat diatas itu adalah objeknya. Alasannya, dia hadir setelah verba berlawanan me-. Jadi, verba itu bersifat aktif transitif. Akan tetapi, pada kalimat-kalimat berikut ini, objek kalimat itu tidak dapat ditemukan. Alasannya, di kalimat-kalimat berikut ini tidak terkandung verba aktif transitifnya.

  1. Pelengkap

Pelengkap sering dikacaukan pemahamannya dengan objek kalimat. Dalam kalimat pasif, pelengkap tidak dapat menempati fungsi subjek. Pada posisi yang sama, objek dapat menempatinya. Maka, inilah sesungguhnyaperbedaan mendasar antara objek dan pelengkap.

Selain perbedaaan yang mendasar itu, memang terdapat kesamaan antara objek kalimat dan pelengakap. Kesamaan itu adalah (1) dua-duanya harus hadir untuk melengkapi kata kerja dalam kalimat, (2) dua-duanya tidak dapat diawali oleh preposisi atau kata depan, dan (3) dua-duanya menempati posisi dibelakang kalimat.

Contoh: ibu memberi saya baju.

            Ayah membelikan saya baju biru.

Pada kedua kalimat diatas tampak jelas bahwa bentuk ‘baju biru’ adalah pelengkap kalimat tersebut. Akan tetapi, pada kalimat berikut ini, bentuk kebahasaan yang baru ternyata dapat memiliki fungsi yang tidak sama.

  1. Keterangan

 

Keterangan adalah unsur kalimat yang sifatnya tidak wajib hadir. Berbeda dengan subjek, predikat, objek, dan pelengkap yang sifatnya wajib hadir, keterangan sifatnya mana suka. Dengan tanpa kehadiran keterangan itu, kalimat tetap saja berciri gramatikal. Mak, keterangan kalimat itu sesungguhnya dapat disebut sebagai unsur iuran atau unsur peripheral. Adapun fungsinya adalah untuk menambahkan informasi pada kalimat itu. Informasi yang hendak ditambkan itu adalah tempat,waktu,cara, isyarat, sebab,tujuan, dan sebagainya.

Contoh: kemarin, adik pergi ke Jakarta

 

STRUKTUR KALIMAT

Menurut bentuknya, kalimat bahasa indonesia dapat dibedakan menjadi dua, yakni kalimat tunggal dan kalimat majemuk. Ada pula yang menyebut sebagai kalimat dasar dan kalimat majemuk, atau kalimat sederhana dan kalimat luas. Memang ada pula yang beranggapan bahwa kalimat dasar tidak selalu berupa kalimat tunggal. Saya rasa perbedaan penyebut yang bermacam-macam demikian ini tidak perlu menjadi persoalan. Mari kita cermati satu demi satu struktur kalimat tersebut agar menjadi semakin jelas.

  1. Struktur kalimat dasar

Kalimat dasar atau kalimat tunggal atau kalimat sederhana adalah kalimat yang hanya memiliki satu subjek dan satu predikat. Fakta kebahasaan demikian itulah yang menyebabkan kalimat tersebut disebut sebagai kalimat tunggal. Kalimat dasar dapat berwujud tiga macam, kalimat tunggal murni, seperti pada bentuk, adik tidur. Kalimat dasar dapat pula berupa kalimat yang diperluas dengan keterangan tertentu, misalnya ‘adik menangis dipiggir kebun belakang’. Sekalipun mungkin bentuk kebahasaannya panjang, karena kalimat tersebut hanya terdiri dari satu subjek dan satu predikat, maka kalimat demikian itu disebut sebagai kalimat tunggal.

  1. Struktur kalimat majemuk

Kalimat majemukjenis yang pertama adalah kalimat majemuk setara. Kalimat majemuk setara sering disebut juga kalimat luas setara. Konstruksi kalimat majemuk setara sesungguhnya, yang kemudian digabungkan dengan konjungsi atau kata penghubung. Kata penghubung yang memiliki tugas koordinatif demikian ini lazim disebut sebagai konjungsi koordinatif.

KALIMAT EFEKTIF

Perbincangan ihwal kalimat efektif menjadi sangat penting terutama karena tidak banyak orang yang benar-benar mengerti dan memahami ciri-ciri efektivitas kalimat itu, khususnya untuk kepentingan karang-mengarang atau tulis-menulis. Demikian pula, karena banyak yang tidak mengerti dan tidak memahami, mereka juga tidak dapat mengonstruksinya dengan sungguh-sungguh baik.

  1. Definisi kalimat efektif

Dalam konteks tuturan lisan, sebuah tuturan yang efektif itu harus dapat membangkitkan kembali gagasan yang dimiliki oleh pendengar, persis sama dengan apa yang dimilikipembicaraannya. Itulah sesungguhnya yang dimaksud dengan kalimat efektif, atau dalam konteks pemakaian lisan disebut sebagai tuturan efektif.

  1. Prinsip-prinsip efektivitas kalimat

Prinsip pertama yang harus dikuasai oleh seseorang agar dapat mengonstruksi kalimat yang efektif adalah bahwa kalimat itu harus disusun dengan mempertimbangkan dan memperhitungkan kesepadanan struktur adalah adannya keseimbangan antara ide atau pikiran yang dimiliki oleh seseorang dengan kalimat atau struktur kalimat yang digunakan. Prinsip kesepadaan struktur di antaranya terlihat dari (1) adanya kejelasan subjek, (2) tidak adanya subjek ganda, (3) tidak adanya kesalahan dalam pemanfaatan konjungsi intrakalimat dan konjungsi antarkalimat, dan (4) adanya kejelasan predikat kalimat. Kejelasan subjek dapat dijamin dan ditempatkannya preposisi atau kata depan didepan subjek kalimat.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

December 17, 2015

Hak Atas Kekayaan Intelektual

HAKI [(hak kekayaan atas intelektual[)

obyek kekayaan intelektual tsb adalah kecerdasan,daya pikir, dan produk pemikiran manusia. Hak eksklusif yang diberi peraturan kepada seseorang atau sekelompok seseorang atas karya ciptaannya.

HAKI ada 2 kategori ;

HAK CIPTA

Hak khusus bagi pencipta untuk mengumumkan atau memperbanyak ciptaannya. termasuk ilmu pengetahuan, sastra, dan seni

menurut UU no 19 thn 2002 tentang hak cipta. Hak cipta adalah hak khusus bagi ciptaan untuk memperbanyak ciptaannya atau tidak mengurangi pembatasan pembatasan  menurut undang undang yang berlaku.

HAK KEKAYAAN INDUSTRI

  • Paten, hak khusus yang diberikan negara kepada penemu atau hsil penemuannya dibidang teknologi, umntuk selama waktu tertentu dilaksanakn sendiri atau memberikannya persetujuan kpd orang lain untuk melaksanakannya.
  • merek, hak khusus yang diberikan negara kepada pemilik merek yang terdaftar dalam daftar umum merk dalam jangka waktu tertentu.
  • desain industri, kreasi yang berupa patrren yang digunakan untuk membuat atau memproduksi barang secara bulanann.
  • rahasia dagang, informasi teknologi atau bisnis.

 

November 7, 2015

tentang perpustakaan

Kita dapat melihat ketidakjelasan ini dng baik pergerakan perpustakaan menuju katalog perpustakaan online, pangkalan data elektronik dan sumber informasi teks lengkap. Apakah universitas tsb menawarkn atau tidak kls online atau pendidikan jarak jauh,telah menjadi hal yang umum bahwa sebuah perpustakaan akademik menyediakn paling tdk beberapa sumber info onlind. Oleh karenanya, kadang” diasumsikan oleh administrator dan fakultas bahwa perpustakaan digital akan sesuai dgn lingkungan pendidikan berbasis web alapun, oleh karena itu dgn mudah dpt menyediakan sumber info online untuk melengkapi kuliah online.

Posted by under Uncategorized | Comments Off on tentang perpustakaan
October 30, 2015

Azas Azas Ilmu Politik

Azas Azas Ilmu Politik
(Baca: Miriam Budiardjo, Dasar-dasar Ilmu Politik, 2013)

E.P. Utami M.I.Kom

Perkembangan

Dilihat dari sisi pembahasan aspek-aspek yg terkait dgn politik à sudah sangat tua (SM)

–Pemikiran mengenai negara sdh dikemukakan para filsuf: Plato, Aristoteles, Confocius dsb.

–Di Indonesia: Negarakertagama (Majapahit, XIII)

Dilihat sebagai suatu cabang ilmu à relatif muda, akhir abad ke-19. Kemudian bkbg sangat pesat

Pengertian Ilmu Politik

Banyak definisi à terkiat dengan konsep pokok yg digunakan sebagai dasar perumusan definisinya. Konsep tsb menyangkut:

–Negara (state)

–Kekuasaan (power)

–Pengambilan Keputusan (decision making)

–Kebijakan (policy, beleid)

Pembagian atau alokasi (distribution or allocation

Aspek negara

Roger F Soltau: ilmu yg mempelajari negara, tujuan2 negara dan lembaga2 yg akan melaksnakan tujuan2 itu; hub antara negara dg warga negaranya serta dgn negara lain

J Barents: mempelajari kehidupan neg…. yg mrpk bag dari kehidupan masy … mempelajari negara2 itu melakukan tugasnya

Aspek kekuasaan

ÚHarold D Laswell & Kaplan: mempelajari pembentukan & pembagian kekuasaan

ÚW.A Robson: mempelajari kekeuasaan dlm masyarakat

ÚDeliar Noer: memusatkan perhatian pd masalah kekuasaan dlm kehidupan bersama atau masyarakat

Aspek Pengambilan Keputusan

Joyce Mitchell: politik adalah pengambilan kpts kolektif atau pembuatan kebijakan umum utk seluruh masy.

Karl W Deutch: politik adalah pengambilan kptsn melalui sarana umum (public means)

Aspek Kebijakan Umum

David Easton: studi mengenai terbentuknya kebijakan umum

Hoogerwerf: obyek dari IP adalah kebijakan pemerintah, proses terbentuknya, serta akibat2nya A

October 30, 2015

Tentang Perpustakaan

Singkat Cerita Tentang Perpustakaan

                   Perjalanan perpustakaan diperkirakan sudah ada sejak 5000 tahun yang lalu, perpustakaan memiliki beberapa prinsip yaitu diciptakan oleh masyarakat, dipelihara oleh masyarakat, terbuka untuk semua orang, harus berkembang dan pengelolaannya harus orang yang berpendidikan Perpustakaan berasal dari kata pustaka yang artinya kitab atau buku. Perpustakaan dalam bahasa Arab berarti maktabah, bibliotheca (bahasa Italia), bibliotheque (bahasa Perancis), bibliothek (bahasa Jerman), bibliotheek (bahasa Belanda). Akar kata library adalah liber (bahasa latin) artinya buku, sedangkan akar kata bibliotheek adalah biblos yang artinya buku (Yunani), sebagai bentuk lanjut perkembangan kata ini, dalam kehidupan sehari-hari sering dikenal Bible artinya Alkitab. Dengan demikian istilah perpustakaan selalu dikaitkan dengan buku atau kitab. Jadi tidak mengherankan apabila definisi perpustakaan selalu mengacu pada buku dan segala aspeknya.

Sebuah perpustakaan mempunyai ciri-ciri dan persyaratan tertentu seperti tersedianya ruangan atau gedung yang digunakan khusus untuk perpustakaan, adanya koleksi atau bahan bacaan dan sumber informasi lainnya, adanya petugas yang menyelenggarakan kegiatan dan melayani pengguna perpustakaan, adanya komunitas masyarakat pengguna perpustakaan, diterapkan suatu sistem atau mekanisme tertentu yang merupakan tata cara, prosedur, dan aturan agar segala sesuatu yang berhubungan dengan kegiatan perpustakaan dapat berjalan dengan lancar, adanya sarana dan prasarana yang diperlukan antara lain; meja, gedung, komputer, dan lain-lain.

Perpustakan merupakan sistem informasi yang dalam prosesnya terdapat aktivitas pengumpulan, pengolahan, pengawetan, pelestarian, dan penyajian. Menurut Sulistyo-Basuki perpustakaan adalah kumpulan buku atau akomodasi fisik tempat buku dikumpulsusunkan untuk keperluan bacaan, studi, kenyamanan ataupun kesenangan.

October 13, 2015

EFEKTIFITAS SEBUAH INFORMASI KOMUNIKASI

Komunikasi adalah salah satu aktivitas yang sangat fundamental dalam kehidupan umat manusia, kebutuhan manusia untuk berhubungandengan sesamanya.
Sifat manusia untuk menyampaikan keinginannya dan untuk mengetahui hasrat orang lain merupakan awal ketrampilan manusia berkomunikasi secara otomatis melalui lambang-lambang isyarat, disusul dengan kemampuan untuk memberi arti setiap lambang dalam bentuk bahasa verbal.
Alasan mempelajarai komunikasi seperti komunikasi yang baik dengan orang lain akan membantu seseorang mempermudah pendapatkan rejeki, sahabat, dan pelanggan. Memelihara etika dalam berkomunikasi guna memelihara silahturahmi, peluang berusaha dan karier. Dengan mengetahui konsep, teori dan dasar-dasar praktis komunikasi yang baik, seseorang bisa menjadi pekerja yang trampil dan profesional. Perkembangan teknologi komunikasi yang begitu cepat memaksa orang harus mendapatkan pengetahuandan ketrampilan komunikasi lisan dan tulisan, selain pengusaan komputer dan bahasa asing dalam penilaian seorang pelamar kerja.
Begitu besarnya pengaruh komunikasi dalam kehidupan manusia sehingga kemajuan yang terjadi dibidang komunikasi akan berpengaruh pada bidang ekonomi,politik,sosial, pendidikan serta bidang lapangan pekerjaan. Proses komunikasi sebagai suatu proses, komunikasi mempunyai persamaan dengan bagaimana seseorang mengekspresikan perasaan, hal-hal yang berlawanan (kontradiktif), yang sama (selaras,serasi), serta meliputi proses menulis, mendengaran, dan mempertukarkan informasi.

Golongan komunikasi :

  • Lisan dan tertulis
  • Verbal dan non verbal
  • Komunikasi kebawah,komunikasi keatas, komunikasi
  • kesamping
  • Komunikasi formal dan informal

Proses komunikasi dapat dikelolompokan ke dalam 6 tingkatan, yaitu:

  • Komunikasi intra pribadi, yaitu proses komunikasi yang terjadi dalam diri seseorang.
  • Komunikasi antar pribadi,yaitu komunikasi yang terjadi secara langsung antara seseorang dengan orang lain, dan pesan yang dipertukarkan sifatnya pribadi.
  • Komunikasi dalam kelompok,yaitu komunikasi yang berlangsung diantara anggota suatu kelompok.
  • Komunikasi antar kelompok,yaitu komunikasi yang terjadi antara satu kelompok dengan kelompok lain.
  • Komunikasi organisasi, yaitu komunikasi yang berlangsung didalam suatu organisasi atau antar organisasi
  • Komunikasi dalam masyarakat luas(media), yaitu komunikasi yang ditunjukan kepada masyarakat luas, dengan menggunakan media massa seperti ssurat kabar,tv,radio,papan pengumuman,papan informasi dan sejenisnya.

INFORMASI DAN LARANGAN YANG ADA DI BANDARA

Saat ini manusia lebih menggunakan transportasi udara yang lebih cepat dan terjangkau dibandingkan menggunakan transportasi darat yang membutuhkan waktu yang lama. Dengan hanya memesan ticket lewat online setelah itu tinggal mengikuti prosedur yang ada. Disetiap mengikuti prosedur yang ada saat melakukan check-in atau sedang di boarding room tentu akan menemukan informasi-informasi atau larangan yang dipasang oleh pihak dari bandara.

Informasi atau larangan yang dipasangkan diarea bandara adalah bentuk pesan informal dari pihak bandara demi kelancaran penerbangan. Seperti tertuliskan jadwal penerbangan dan penggunaan awak pesawat agar diharapkan para penumpang yang akan menggunakan pesawat mengetahui jam berapa mereka akan pemberangkatan dan pesawat apa yang mereka akan tumpangi. Informasi bagi yang transit, mereka harus melewati jalur mana dan selanjutnya akan menumpangi pesawat apa, jam berapa kedatangan pesawatnya. Informasi-informasi seperti itu sangat dibutuhkan demi menunjang pemberangkatan penumpang. Informasi dan larangan tersebut harus jelas agar penumpang bisa menaati peraturan yang sudah ada. Dan pihak dari bandara juga harrus lebih disiplin apabilamemasang jadwal-jadwalpemberangkatan, supaya tidak terjadi keterlambatan atau delay. Karena banyak juga yang jadwal penerbangan tidak sesuai dengan jadwal karena kurangnya komunikasi dan informasi yang akurat.

Informasi dan larangan yang ada dibandara termasuk golongan komunikasi berdasarkan arah aliran dengan jenis media komunikasi kebawah karena media ini berfungsi untuk menyampaikan informasi yang tidak bersifat membujuk, factual,non controversial seperti pengarahan, inspirasi, evaluasi dan metodenya instruksi tertulis. Termasuk golongan media kebawah tertulis yang berupa papan pengumuman atau informasi.

images (17) images (18) jdwl

September 22, 2015

Hello world!

Welcome to Blogger Fisip UNS Sites. This is your first post. Edit or delete it, then start blogging!